muslimpinang.blog


TRAUMA KEPALA RINGAN “ANAK JATUH”
Februari 22, 2008, 3:36 am
Filed under: Artikel n Jurnal

01022007004.jpg

Jatuh adalah satu kejadian yang sering terjadi pada anak baik di dalam maupun di luar rumah. Orangtua tentunya sangat khawatir akan akibat yang terjadi, banyak pertanyaan yang timbul pada saat orangtua mengetahui anaknya jatuh, terutama bila kepla terbentur lantai. Beberapa pertanyaan yang timbul adalah: apa yang harus orangtua lakukan, haruskah segera dibawa ke Rumah Sakit. apakah perlu di lakukan pemeriksaan CT Scan kepala, apa yang harus diperhatikan setelah jatuh, apakah akan berpengaruh di kemudian hari, bagaimanakah mencegah anak jatuh?

Trauma kepala dengan luka di sekitar kepala, tidak selalu menimbulkan kegawatan. Sebaliknya benjolan di daerah samping kepala akibat jatuh ternyata dapat menimbulkan kegawatan. Oleh karenanya, diperlukan pengetahuan yang benar tentang trauma kepala ringan. Menurut American Academy of Pediatrics (1999) trauma kepala ringan didefinisikan sebagai trauma kepala dengan status mental dan neurologis pada pemeriksaan awal normal, dan tidak adanya fraktur tulang kepala pada pemeriksaan fisis. Pada keadaan ini dapat disertai kehilangan kesadaran < 1 menit, kejang singkat setelah trauma, muntah, sakit kepala dan lesu.


Problem anak jatuh

Tidak semua orangtua mengetahui apa yang harus dilakukan saat melihat anaknya jatuh. Sebenarnya informasi yang perlu diketahui tentang anak jatuh adalah:

  • Posisi anak jatuh, bagian yang terbentur lantai: muka, kepala, atau bagian tubuh lainnya
  • Apakah anak pingsan, berapa lama – Adakah benjolan di daerah kepala
  • Adakah patah tulang: leher, bahu, lengan, atau tungkai
  • Adakah sakit kepala atau muntah

Untuk mengetahui akibat jatuh, orangtua seharusnya perlu melakukan pemeriksaan:

  • Yakinkan apakah anak sadar atau tidak: panggil namanya, goyangkan badannya.
  • Rabalah seluruh bagian kepalanya dengan sedikit penekanan, sehingga memastikan adakah benjolan (hematom), nyeri, atau “dekok” (fraktur kompresi) di kepala.
  • Bila ubun-ubun belum menutup, rabalah ubun-ubun apakah membonjol atau tidak. Ubun-ubun membonjol tanda adanya peningkatan tekanan dalam otak, dapat terjadi karena edema otak atau perdarahan.
  • Gerakkan kepala, dan tangan kakinya untuk memastikan tidak ada patah tulang leher, bahu, tulang belakang atau ekstremitas.
  • Perhatikan dengan teliti: mata, kelopak mata, raut wajah atau senyumnya adakah perubahan?.
  • Pastikan penglihatannya tidak terganggu.

Pada anak jatuh terutama dengan kepala terbentur lantai, beberapa keadaan darurat dapat terjadi:

  • Anak tidak sadar, dapat disebabkan perdarahan dalam rongga kepala (perdarahan epidural, subdural), atau akibat pembengkakan (edema) otak, terkenanya pusat kesadaran saat kepala terbentur.
  • Benjolan (hematom) di kepala terutama bila terdapat di daerah samping kepala (temporal), karena fraktur/retak tulang di daerah tersebut dapat merobek pembuluh darah di dinding tulang kepala.
  • Terbenturnya kepala bagian belakang (oksipital) dengan keras dapat menyebabkan pembengkakan otak sehingga penglihatan menjadi terganggu atau buta dalam beberapa hari.
  • Terbenturnya bagian depan kepala (frontal) dapat menyebabkan hematom di pelipis awalnya. Kadang hematom ini akan turun sehingga kedua kelopak mata atas menjadi bengkak.
  • Kekakuan di leher dapat disebabkan perdarahan subdural yang pada pemeriksaan funduskopi didapatkan papil edema atau perdarahan subhialoid.
  • Keluar cairan atau darah dari hidung dan lubang telinga.

Bawalah segera anak ke rumah sakit bila didapatkan kelainan di atas. Tetapi bila tidak, anak dapat diobsevasi di rumah. Pengawasan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan setiap 2 -3 jam perhari sampai 3 hari setelah anak jatuh. Selama observasi anak tidak diberikan obat muntah, karena dapat menghilangkan gejala muntah yang bertambah.

Bawalah anak segera ke rumah sakit bila selama observasi didapatkan:

  • Anak menjadi tidak sadar atau tidur terus.
  • Anak menjadi delirium, bingung, dan iritabel.
  • Kejang/kelumpuhan pada wajah atau ekstremitas.
  • Sakit kepala atau muntah yang menetap atau semakin bertambah.
  • Adanya kekakuan di leher.
  • Timbul benjolan di kepala terutama pada daerah samping kepala (temporal).

Di rumah sakit perlu dilakukan pemeriksaan CT Scan kepala untuk melihat adakah fraktur tulang kepala atau perdarahan otak. Rontgen kepala saat ini tidak dianjurkan lagi. Pemeriksaan kepala dilakukan atas indikasi bila dicurigai adanya perdarahan otak dan tidak harus segera setelah jatuh. Ini disebabkan perdarahan otak dapat berlangsung sedikit demi sedikit. Anak yang mengalami perdarahan otak ringan umumnya tidak akan mengalami gangguan perkembangan di kemudian hari.

Pencegahan

Pencegahan sebaiknya dilakukan untuk menghindari anak jatuh atau terbentur kepalanya. Pencegahan dapat dilakukan:

  • Pada bayi <6 bulan, apabila sudah dapat berguling, taruhlah kasur di samping tempat tidur.
  • Bila bayi sudah dapat berdiri berikan pelindung di tempat tidurnya.
  • Bila anak sudah dapat berlari awasi dengan ketat, jangan sampai menarik taplak meja atau pintu rak lemari.
  • Hindari pemakaian baby walker tanpa pengawasan.
  • Jangan biarkan air seni berserakan di lantai.
  • Kakak jangan nakal terhadap adik, misalnya: main dorong dorongan

Kesimpulan

Dari uraian di atas, beberapa hal penting pada kedaruratan anak jatuh terutama bila kepala terbentur lantai:

  • Lakukan tindakan pencegahan anak agar tidak jatuh.
  • Periksalah dengan teliti bila anak jatuh, terutama bila kepala terbentur lantai.
  • Observasi klinis anak jatuh di lakukan selama 3 hari setelah anak jatuh.
  • Bawalah ke rumah sakit bila dicurigai adanya perdarahan otak.
  • Pemeriksaan CT Scan kepala dilakukan sesuai indikasi, tidak selalu dilakukan segera setelah anak jatuh.

Daftar Pustaka

  1. AAP. Pediatrics 1999;104:1407- 15.
  2. Palchak MJ. Am Emerg Med 2003;42:492- 506.


21 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar

bagus banget artikelnya, karena barusan anaku jatuh sempat kawatir juga

Komentar oleh Yati

anak saya juga baru jatuh pantatnya dulu baru kepala bagian belakang agak keras,bahaya ga ya,dia nangis kencang,setelah itu badannya panas dgn temperatur 37,1

Komentar oleh Devi

anak saya barusan jatuh sempat panik juga sih, trus googling lihat blog ini. jadi inget lagi deh teorinya.
btw terimakasih pak and lam kenal postingannya sangat bermanfaat.

Komentar oleh priyanto

saya mau tanya saya punya istri waktu itu saat mengendarai sepeda motor dan terjatuh, saat jatuh kepala nya membentur pagar pohon dan sedikit berdarah,
saat kejadian ia sempat tak sadar dan muntah,
dan sampai sekarang kadang2 suka terasa sakit di bagian kepala yang bekas jatuh.
Pertanyaan : dimanakah RS yang khusu menangani syaraf.
demikian dan terimakasih

Komentar oleh Addy

Tadi sore anak saya (1thn 8bln)terdorong oleh temannya dan terjatuh cukup keras dikepala bag.samping kanan,bbrp detik kemudian lgs terjadi benjolan yg cukup besar, sampai saat tidur dia kesakitan utk miring kekanan..saya khawatir..apa yg hrs sy lakukan?saat ini secara motorik,tdk ada perubahan,hanya jadi cengeng/sering menangis. Tolong bantuannya & informasinya..terimakasih byk..

salam,
irma

Komentar oleh Irma

Terima kasih infonya,sangat membantu.

Komentar oleh Lia

aslkm…Terimakasih banyak, karena dapat menambah pengetahuan dan kebetulan saya habis kecelakaan yang di kepala saya “Hematom”

Komentar oleh mocy

aku sangat khawatir, anakku sudah sering jatuh dibelakang kepala ke lantai , ada 10 kali lebih. aku takut ada apa apa nantinya. aku merasa bersalah banget karena sebagai ibu ngak menjaga anak dengan baik. Kadang malah karena kecerobohan saya sendiri dia jatuh. Syukur pada Tuhan tidak ada tanda2 luka , tapi hati aku gak tenang. khawatir di kemudian hari ada efek dari seringnya dia jatuh kepala belakang.

Komentar oleh yuli

anakku jatoh di tempat tidur.udah gitu kepala bagian depan benjol dan sedikit memear..
saya binggung harus berbuat apa.?
tapi saya coba obatin dengan beras kencur dan saya oleskan di kepala bagian yang benjol..
apakah obat yang saya kasihkan itu bisa menyembuhkan menjol itu gak ya kira2

Komentar oleh apriana

Sangat bagus arikel ini, karena hampir semua orang tua seharusnya perlu mencari informasi ini minimal menjadi catatan kecil bila nanti anaknya atau anak siapa saja yang mengalami jatuh dan mengalami benturan bagian kepala. Makasih ya.

Komentar oleh Turno

trimakasih.artikatel ini sangat perlu dibaca bagi orang yang mempunyai anak kecil spt saya.apalagi tadi pagi barusan kita jatuh bertiga dr motor.anaku yg kecil gpp tp yg besar seharian td katanya pusing.jadi sangat membantu sekali artikel ini. makasih ya

Komentar oleh nanik

Anak (9 bulan) saya dua hari yang lalu jatuh, dan saya tidak tahu posisi jatuhnya atau kondisi setelah jatuh karena dia tidak menangis dan saya tahu setelah anak saya ada di lantai. Lalu beberapa jam kemudian dia muntah. Masalahnya dia memang sedang batuk jadi saya bingung apakah dia muntah kareana jatuh atau memang karena dia sedang batuk. Karena sebelum jatuhpun beberapa kali dia muntah.

Komentar oleh Wiwi Yuliawati

Makasi bgt infonya.kemarin raya terjatuh saat dia merambat dan saya cegah jgn ketempat yg tinggi dia berontak hebat dan kepalanya belakangnya terbentur lantai agak keras.hr brikutnya pola mknya jd kurang berselera dan muntah2 x..apakah bahaya n apa harus di ct scan?makasi sblmnya..

Komentar oleh Mama raya

Ass. terimakasih banyak informasinya atau artikel mengenai masalah bahayakah bagian kepala jika terjatuh!!! informasinya memberikan ketenangan buat saya, karena anak saya dalam seminggu 2 kali jatuh di sekolahnya , juga di teras rumah, yg pertama benjol dibagian kanan belakang dan berdarah…tapi tidak ada indikasi yg menghawatirkan seperti muntah atau rewel…alhamdulillah, yg kedua terbelanting di lantai dengan pala membentur lantai bagian belakan , alhamdulillah tdk ada benjolan..hanya saya observasi dng merabaraba kepala dan rambutnya…tadinya saya khawatir kedepan takut adnya kelambatan perkembangan otaknya atau yg lain karena jatuh tersebut, begitu saya buka artikel ini membuat saya senang dan tdk khawatir lagi…untuk kedepannya saya akan lebih berhati hati lagi kepada keselamatan buat hati saya..salam kenal…

Komentar oleh bunda sultan

Ass. Terimakasih atas infonya , ini membuat saya sedikit lega soalnya anak saya sering jatuh, saya takut sekali akan dampaknya jika ia besar nanti, setiap anak saya jatuh, saya sedih sekali dan selalu menyalahkan diri sendiri karena teledor menjaga anak, padahal saya sudah berusaha sebaik mungkin untuk menjaganyaperasaan besalah itu tidak pernah hilang sampai kapanpun apalagi kalau dikemudian hari terjadi kelainan pada anakku gara-gara ia sering terjatuh. Sekedar info tambahan anak saya pernah jatuh dari belakang kursi yang mungkin tingginya kurang lebih 1 m, anakku langsung nangis dan tidak panas, apakah itu berbahaya, saya takut terjadi kerusakan pada kepala atau otaknya

Komentar oleh ivanita

bulan mei kemaren anakku usianya 13 bulan jatuh dilantai setelah 4hr kemudian br keliatan kepala samping kirinya gembur,2hr kemudian sy bw kedokter ternyata dokter bilang ini hbs jatuh,jd dioperasi kecil utk mengeluarkan drhnya dikepala,tp dokter bilang ini ga sampe ke tulang tengkorak jd tdk terlalu bhaya tdk perlu di ct scan,3hr kemudian sy kontrol lg ternyata msh ada drh dan hrs disedot lg shngganya sampe 3x hrs disedot,sy smpt kebedah syaraf dokternyapun blang tdk perlu ct scan krn radiasinya bhya buat anak

Komentar oleh lisna

anak saya usia 1 tahun 3 bulan…dia sudah beberapa kali jatuh dan yang terbentur adalah kepala bagian belakang…nangis tp tidak muntah…nah baru2 ini dia jatuh krn kpleset bekas pipisnya yg kena bagian belakang nya dia menangis kencang sekali…krn trlalu menangis dy akhirnya muntah (kbtln br hbis makan)saya panik dan bw ke dokte, kata doktr tdk apa2..tetapi saya cemas sekali….skrg sy berhati2 u menjaga dia…tp sy masih cemas untuk kedepannya….karena dia sering sekali jtuh dan terkena bagian belakang kepalanya, memang tidak benjol tp sy mohon bantuannya, langkah apa yg harus saya tempuh untuk anak saya, apa perlu di scan atau rontgen?

Komentar oleh melanie

anak saya umur 2,5 tahun jatuh dari buaian sekitar 1 bulan yang lalu ( awal puasa ), yg kena bagian kening sebelah kanan. bengkak yg luar biasa besar, sepeti telur ayam di belah 2, tp tidak muntah. kami sangat mencemaskan hal itu. yg bikin kami cemas sekarang, bengkak tersebut masih ada sampai sekarang, tp cuman benjolan kecil. bagai mana solusinya untuk menghilangkan benjolan tersebut ???? trimakasih

Komentar oleh faisal

anak sya 14 bulan, waktu sy kerja, anak sy ajtuh dr t4 tidur, sedng bermain dgn sepupunya, setelah jatoh nangis terus, dan panas badannya. Yg bikin sy sebel, sepupu sy tidak membritahu klo anak sy jatuh. Jd sy tdk tau anak sy jatuh seperti apa?? Sy sdh bawa dia untk urut, tkg urut bilang anak sya bagian sebelah kiri kecengklak semua dr dada smpai paha, setelah diurut hasilnya mendingan, namun masih panas badannya..kenapa ya??

Komentar oleh bunda rama

anak saya jatuh pada posisi terlentang dari kursi makannya. jatuhnya keras sekali sehingga dia menangisnya luar biasa kadang2 ga bersuara. saya sydah bawa ke dokter segera setelah terjatuh dan ditemukan dikepala ada luka memar, benjol dan berdarah. saat jatuh anak saya muntah ampe 2 kali.
saya kwatir sekali dengan kondisinya. agak lemes, rewel dan badannya dingin juga perabaan pada ubun2nya kelihatannya bengkak. bgaimana selanjutnya yang harus saya lakukan lagi?

Komentar oleh leli




Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.