RSS

Sebaran Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bintan Tahun 2009

28 Nov

Rasio dokter spesialis terhadap penduduk 1 : 62.529 penduduk, sedangkan Standar Indonesia Sehat 2010 rasio dokter spesialis terhadap penduduk 1 : 16.600. Kondisi ini menggambarkan bahwa di Kabupaten Bintan kebutuhan untuk tenaga dokter spesialis masih kurang. Idealnya untuk jumlah penduduk sebesar 125.058 jiwa dilayani sebanyak 7 orang dokter spesialis yaitu obgyn, penyakit dalam, anak, bedah, radiologi, patologi klinik dan anastesi. Sampai dengan tahun 2009 tenaga dokter spesialis yang tersedia yaitu spesialis anak sebanyak 2 orang, tenaga kesehatan ini telah melebihi target/kebutuhan spesialis anak yaitu 1 orang berdasarkan hitungan rasio jumlah penduduk, namun jika ditinjau lebih jauh dengan memperhatikan kondisi geografis Kabupaten Bintan dengan jumlah spesialis anak sebanyak 2 orang belum mencukupi karena letak antara Puskesmas Perawatan Kijang Kecamatan Bintan Timur yang saat ini telah ditempatkan 2 orang dokter spesialis anak dengan Puskesmas Perawatan Tanjung Uban Kecamatan Bintan Utara cukup berjauhan yaitu lebih kurang 70 km, serta Puskesmas Perawatan Tambelan Kecamatan Tambelan dengan jarak 120 mil dari ibu kota Kabupaten belum memiliki dokter spesialis.

Jumlah dokter umum di pusat pelayanan kesehatan (Puskesmas) Kabupaten Bintan sebanyak 50 orang dan di Dinas Kesehatan sebanyak 5 orang, rata-rata puskesmas telah memiliki 5 orang dokter, penempatan dokter umum juga telah sampai ke unit pelayanan terdepan yaitu Puskesmas Pembantu (Pustu) khususnya daerah susah untuk diakses/dijangkau, seperti wilayah Puskesmas Kelong Kecamatan Bintan Pesisir (Pustu Kelong, Mapur, Numbing dan Air Glubi) serta puskesmas lainnya di wilayah Kabupaten Bintan.
Rasio dokter umum terhadap penduduk di Kabupaten Bintan 1 : 2.273 jiwa, sedangkan standar Indonesia Sehat 2010 rasio dokter terhadap penduduk 1 : 3.000 jiwa. Kebutuhan Kondisi ini menggambarkan bahwa di Kabupaten Bintan kebutuhan untuk tenaga dokter umum sudah mencukupi, namun demikian sebagai upaya pelayanan kesehatan optimal kepada masyarakat maka perlu penempatan dokter di pustu.

Jumlah dokter gigi di puskesmas Kabupaten Bintan tahun 2009 sebanyak 16 orang, kebutuhan dokter gigi di Kabupaten Bintan sebanyak 20 orang (rata-rata puskesmas 2 orang dokter gigi), dengan demikian masih terdapat puskesmas yang belum memiliki dokter gigi kurang dari 2 orang.
Rasio dokter gigi terhadap penduduk 1 : 15.632 penduduk, sedangkan Standar Indonesia Sehat 2010 rasio dokter gigi terhadap penduduk 1 : 9.000. Kondisi ini menggambarkan bahwa di Kabupaten Bintan kebutuhan untuk tenaga dokter gigi belum mencukupi, dengan jumlah kebutuhan dokter gigi sebanyak 4 orang.

Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak di daerah pedesaan maka sangat dibutuhkan penempatan tenaga bidan di desa. Pada tahun 2009 di Kabupaten Bintan telah memiliki 126 orang bidan yang penempatannya tersebar di 10 puskemas dan 42 pondok bersalin desa/polindes/poskesdes serta di Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan. Standar Indonesia Sehat 2010 untuk tenaga bidan adalah 1 : 1000. Jumlah tenaga bidan pada tahun 2009 sebanyak 126 orang dengan rasio bidan terhadap penduduk sebesar 1 : 992 penduduk. Hal ini menunjukkan bahwa di Kabupaten Bintan tenaga bidan sudah mencukupi, karena Idealnya 1 tenaga bidan melayani 1000 penduduk, dengan demikian hanya dibutuhkan bidan sebanyak 105 orang.

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 28, 2009 in Data Kesehatan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: