Ditakdirkan sebagai laki-laki sudah merupakan risiko alami tersendiri untuk penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler). Dalam arti bahwa seorang laki-laki memiliki risiko yang lebih tinggi (dalam periode tertentu) dibandingkan perempuan. Risiko laki-laki untuk terkena penyakit tersebut melampaui risiko pada perempuan setelah usia remaja sampai usia sekitar lima puluh tahun. Pada rentang usia tersebut, laki-laki memiliki 2-3 kali lipat kemungkinan menderita penyakit di atas dibandingkan perempuan. Sekitar usia lima puluh tahun ke atas, perempuan dan laki-laki dapat dikatakan berisiko sama (A. Maximin dkk, 1997).
Mengapa risiko perempuan menanjak seperti di atas? Pendapat yang diterima di kalangan medis mengungkapkan bahwa hal tersebut disebabkan terutama karena terjadi perubahan di dalamĀ tubuh perempuan yang berkaitan dengan menopouse. Selama tahun-tahun pre menopouse, estrogen kelihatannya melindungi perempuan dari penyakit ini. Estrogen dipercaya mencegah terbentuknya plak pada arteri dengan menaikkan kadar HDL dan menurunkan LDL. Setelah masa menopouse lewat, tingkat kadar estrogen pada perempuan menurun, oleh karena itu perempuan sesuadah menopouse terlihat memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan sebelum menopouse.


