RSS

Arsip Harian: Juni 13, 2011

PENGARUH GENDER TERHADAP KOLESTEROL DARAH

Ditakdirkan sebagai laki-laki sudah merupakan risiko alami tersendiri untuk penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler). Dalam arti bahwa seorang laki-laki memiliki risiko yang lebih tinggi (dalam periode tertentu) dibandingkan perempuan. Risiko laki-laki untuk terkena penyakit tersebut melampaui risiko pada perempuan setelah usia remaja sampai usia sekitar lima puluh tahun. Pada rentang usia tersebut, laki-laki memiliki 2-3 kali lipat kemungkinan menderita penyakit di atas dibandingkan perempuan. Sekitar usia lima puluh tahun ke atas, perempuan dan laki-laki dapat dikatakan berisiko sama (A. Maximin dkk, 1997).

Mengapa risiko perempuan menanjak seperti di atas? Pendapat yang diterima di kalangan medis mengungkapkan bahwa hal tersebut disebabkan terutama karena terjadi perubahan di dalamĀ  tubuh perempuan yang berkaitan dengan menopouse. Selama tahun-tahun pre menopouse, estrogen kelihatannya melindungi perempuan dari penyakit ini. Estrogen dipercaya mencegah terbentuknya plak pada arteri dengan menaikkan kadar HDL dan menurunkan LDL. Setelah masa menopouse lewat, tingkat kadar estrogen pada perempuan menurun, oleh karena itu perempuan sesuadah menopouse terlihat memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan sebelum menopouse.

 
1 Comment

Posted by pada Juni 13, 2011 in Artikel n Jurnal

 

PENGARUH USIA TERHADAP KOLESTEROL

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa hasil pemeriksaan kolesterol pada usia remaja sering kali dapat dipakai meramalkan (memprediksi) tingkat kolesterol pada waktu dewasa (Beyond Colesterol: Dr.PO.Kwiterovich, MD). Apakah ini amat mengejutkan? Tidak! lebih-lebih bila dibandingkan dengan kasus seperti kegemukan dll. Kegemukan yang terjadi pada anak yangmasih kecil merupakan pertanda bahwa dia akan menjadi gemuk pada usia dewasa. Kebiasaan merokok biasanya dimulai pada waktu sekolah menengah. Kebiasaan hidup seperti ini memberikan pengaruh yang jelek pada profil lemak, antara lain konsentrasi yang tinggi akan total kolesterol, trigliseride, LDL dan HDL yang rendah.

Bila pola hidup yang salah tersebut dikombinasikan dengan faktor-faktor genetik yang bisa menyebabkan persoalan kolesterol, proses terbentuknya atherosclerosis dipercepat dan ini potensial meningkatkan terjadinya penyakit kardiovaskuler pada usia dewasa atau tua. Dengan mengetahui bahwa banyak dari sebab-sebab penyakit pada masa dewasa dapat dideteksi pada usia anak-anak atau remaja, kita dapat berusaha memperbaikinya dengan memilih diet dan nutrisi yang paling baik untuk anak-anak. jadi orangtua mempunyai psosisi paling penting untuk mengajari anak-anak melaksanakan pola hidup yang benar.

 
Leave a comment

Posted by pada Juni 13, 2011 in Artikel n Jurnal

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.