RSS

SOSIALISASI KOMUNIKASI DATA REGIONAL I DI MEDAN TANGGAL 22-25 SEPTEMBER 2008

08 Okt

Perjalanan Keberangkatan dan hari I tanggal 20 September 2008.

Jam 9.30 aku di telpon oleh mbak winne (staf Pusdating Depkes Jakarta), menanyakan apakah surat undangan untuk sosialisasi komunikasi data sudah sampai ke kantor atau belum karena surat ini sudah dikirimkan beberapa minggu yang lalu, lalu aku jawab surat tersebut belum saya terima sementara hari pelaksanaan sosialisasi dimulai senin jam 16.00 WIB yang akan dibuka oleh Kadinkes Prov Sumatera Utara serta Kepala Pusdating Pak Bambang Hartono. Akhirnya mba winne mengambil inisiatif untuk mengefax surat tersebut, karena kantor haris sabtu libur lalu aku minta difaxkan ke wartel Jalan Raja Haji Fisabillah (samping Lapangan Pamedan) Tanjungpinang Kepulauan Riau yang juga kebetulan menjual tiket pesawat sehingga dapat menghemat waktu dapat suratnya dan juga bisa boking tiket pesawat Mandala Air Line.

Pada hari minggu jam 10.00 WIB tanggal 21 September 2008 aku bertolak dari Tanjungpinang menuju Batam dengan menggunakan Kapal Baruna Express dengan biaya Rp. 45.000 dan lama perjalanan kurang lebih 1 jam yang kebetulan juga bersama rombongan dari Kepri yang akan mengikuti acara yang sama di Medan, sampai di Pelabuhan Telaga Punggur Batam kami melanjutkan perjalanan ke Bandara Hang Nadim Batam dengan menggunakan Taxi dengan biaya sekitar Rp. 70.000, sesampai di Bandara aku mencari ATM BNI kebetulan uang di dompet menipis sekedar untuk antisipasi hal-hal yang tidak terduga diperjalanan menuju Medan, sambil menunggu keberangkatan juga kumanfaatkan untuk sholat Dzuhur di ruang Sholat keberangkatan di Hang Nadim Batam. Pada jam 1.30 WIB aku menuju Medan dan tiba di medan hampir jam 3-an, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Balai Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Utara Jl. Ngalengko Medan dengan menggunakan Taxi dengan Biaya Rp. 45.000. sesampai di kantor DIKLAT medan aku langsung menuju ruang panitia tadinya agak bingun juga sih karena panitia belum pada hadir sehingga harus menunggu beberapa menit. Kemudian pantia datang dan aku medaftarkan diri (registrasi) untuk mendapatkan kamar kebetulan dapat kamar 10 A lantai 2 bergabung dengan teman-teman dari Riau (Kuansing, Rohan Hilir dan Rohan Hulu). Kemudian pada jam 3.40 WIB sehabis sholat Ashar aku mencarai perlengkapan mandi seperti sabun dan odol untuk digunakan selama sosialisasi. Pada jam 6.30 WIB persiapan buka puasa bersama di lantai 1 kemudian aku lanjutkan dengan sholat Maghrib di Musholla Diklat Medan. Pada jam 20.00 WIB acar dimulai walau sedikit agak molor yang dibuka oleh Kadinkes Provinsi Sumatera Utara dan Kepala Pusdatin Depkes RI pak Bambang Hartono, seharusnya menurut jadwal jam 4 pembukaan acara tepai molor sampai dengan jam 20.00 WIB (udah biasa, tapi nggak perlu dibiasakan). Pada acara pembukaan ini diisi dengan diskusi dengan antusias para peserta mengungkapkan permasalahan di daerah masing-masing, yang kebetulan hampir setiap provinsi terwakilakan hanya teman-teman dari Riau yang ngga ada wakilnya untuk mengungkapkan permasalahannya… apa disana ngga ada masalah kali ya (AMAN). Malam semakin larut kemudian diskusio aku tutup (dari Bintan Kepri) dengan beberapa pertanyaan dan masukan bagi Pusdating Depkes, antara lain:

  1. Karena belum adanya aturan dari Pusdating tentang batas jumlah komputer yang digunakan dengan menggunakan LAN, maka di Bintan mencoba mengembangkan sendiri menjadi beberapa titik, namun karena tidak ada pengawasan dan kontrol jaringan yang dibuat dimanfaatkan untuk mengakses informasi yang tidak sesuai dengan pekerjaan (alias buka situs p………..).
  2. Pusdating akan membuat Software SPM sesuai dengan SPM terbaru yaitu 4 jenis kegiatan dan 18 indikator, masukan untuk Pusdating adasatu point di SPM terbaru dengan indikator pelayana penyakit 100%, indikator ini harus dibuatkan Defenisi operasional yang jelas karena setiap daerah kemungkinan tidak memiliki kasus penyakit yang sama sehingga akan spesifik lokal nantinya.

Akhirnya tepatnya jam 10 malam acara ditutup dan akan dilanjutkan besok paginya jam 8 WIB, dan peserta sosialisai kembali ke kamar masing-masing, dan sebelum ke kamar aku Sholat Isya dan dilanjutkan Sholat Tarwih dan Witir dan Tadarus Al Qur’an (Agak Telat, mudah-mudahan Allah SWT menerima ibadah ini, AMIN).

Hari II tanggal 23 September 2008.

Acara dimulai jam 8 pagi, yang dimulai dengan materi Kebijakan dan Overview Software SIKNAS online oleh Kapusdatin yang diwakili oleh Bu Hasnah. sampai dengan jam 10 pagi kami lanjutkan ke ruangan Komputer yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok 1 (NAD, Sumut) dan Kelompok II (Sumbar, Riau dan Kepri) untuk melanjutkan Praktek data entry dan run output modul data eksekutif, pada sesi ini ada yang menggelikan materi/praktek belum dimulai lampunya mati, akhirnya peserta pada kembali ke kamar masing-masing ada yang tidur-tiduran dan ada juga yang shoping ke mall di medan, kalau aku mencoba menulis cerita ini di kamar, namun harus cepat-cepat nulisnya karena baterai laptopku udah low.

Akhirnya waktu yang ditunggu datang juga…………….. yaitu buka puasa bersama tepatnya jam 6.40 malam setelah selesai buka puasa dilanjutkan dengan materi sosialiasi SIKNAS online pada malam hari selepas sholat buka puasa bersama, pada materi ini kelas disatukan kembali, materi yang diajarkan tutor dari Pusdatin Depkes (Mas Yudi) tentang bagaimana menggunakan laporan eksekutif kalau saya perhatiin hampir sama dengan SMS dimana sekali mengirim laporan eksekutif hanya bisa menampung 255 karakter (hehehehe……). Kemudian materi dilanjutkan dengan cara menggunakaan menu Data Umum dan KLB Penyakit, Penggunaan menu ini sebenarnya sedikit agak mudah cuma keterbatasan kemampuan akses komputer masing-masing pengguna yang berbeda sehingga laporan yang ditulis setelah dibuka oleh mas yudi di Server hanya beberapa Kabupaten/Kota yang masuk dan yang paling sering masuk di setiap menu yang diajarkan setelah dilakukan report yaitu dari Kabupaten Agam (Sumbar) dan Simalungun (Sumut), kemana yang yang lain seperti Riau dan Kepri apakah kedua Propinsi ini udah malas kali ya melakukan latihan entri data karena sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan ini di Perkanbaru………….harusnya jadi tutor kali ye. Malam makin larut akhirnya peserta diperbolehkan untuk pulang, namun ada satu hal yang sangat menyedihkan temanku drg. Grifi dari Kabupaten Rokan Hulu kehilangan HP kesayangannya menurut dia bukan HP yang membuatnya pusing tetapi nomor yang ada di dalam HP…………khawatir ada tawaran bisnis kali ye….

Kemudian saya lanjutkan kembali seperti biasa sholat Isya, Tarawih, Witir dan tadarus Al qur’an lagi-lagi ku lakukan sendiri (mudah-mudahan ALLAH SWT menerima amalan ibadah ini) AMIN…..

Hari III tanggal 24 September 2008

Hari ketiga acara harusnya dimulai jam 8 pagi namun sampai dengan jam 8.36 narasumber belum keliatan idungnya hehehe ………. Maksudnye orang klu idung aja yang datang mana bisa ngajarin kite. Momen ini kumanfaatkan menulis cerita perjalanan ini sambungan hari ke II dan separuh kegiatan hari ke III dan juga sharing informasi kepada teman-teman dari SUMBAR.

Akhirnya datang juga mba Dian si Narasumber dari Pusdatin, materi dilanjutkan kembali dengan memulai pada menu KLB Gizi dan KIA, kemudian dilanjutkan dengan menu SDM kesehatan dan data Puskesmas, saat masuk menu Puskesmas Kabupaten Bintan belum masuk data base baik nama kecamatan dan puskesmas, kata narasumber belum dikopi ke Aplikasi,,,,,,,,,,,akhirnya aku hanya duduk bingun memperhatikan teman-teman yang lagi sibuk mainin komputernya dan Mba Dian yang lagi berkomat kamit di Depan (Mbah Dukun kali ye…hehehe).

Kirain Cuma Bintan ternyata semua Kabupaten/Kota di Propinsi Kepulauan Riau dan sebagian Propinsi lainnya belum masuk ke data base data kecamatan dan puskesmasnya.

Materi Mba Dian selesai jam 11 dan akan dilanjutkan oleh Mas Yudi untuk menu/variabel Keuangan.

Untuk menu keuangan hanya diisi sesuai dengan realisasi anggaran dari dana DAK Kab/Kota, dan untuk upload diisi untuk kegiatan SAI jika memungkinkan.

Pada pertemuan hari kedua III adabeberapa temuan yang merupakan kelemahan dari aplikasi, antara lain:

  1. Masih terdapat kecamatan yang belum masuk database.
  2. Masih ada nama kabupaten yang menggunakan nama kabupaten lama.
  3. kodefikasi puskesmas hasil entry tidak sama dengan laporan hasil, dilaporan hasil mengikuti nomor sesuai keinginan dari komputer bukan kodefikasi yang telah ditentukan oleh depkes.
  4. Data KLB penyakit harusnya menampilkan trend kejadian penyakit, pada aplikasi belum menampilkan hal tersebut sehingga mungkin perlu dilengkapin kali ya (masukan untuk Pusdatin).

Sesi selanjutnya diisi oleh Mas Andri dengan mempelajari cara menggunakan GPS (Global Position System), materi ini dimulai dengan mengisntall CD aplikasi GPS ke dalam PC atau Laptop masing-masing peserta (USB driver, DNR Garmin, dll). Kemudian mas Andri main di luar rungan tepatnya di Lapangan Diklat Medan dengan menjelaskan fungsi menu yang ada disetiap layar GPS.

Pada materi dan praktek ini ada beberapa kesimpulan, antara lain:

  1. Satelit diangkasa berjumlah kurang lebih 23 satelit, titik koordinat bisa kita gunakan apabila telah mendapatkan 4 sinyal dari satelit dan juga telah mendapatkan akurasi terendah.
  2. Makin kecil akurasi pencarian lokasi makin baik batas maksimal 15 dan pada praktek ini peserta hanya mampu mendapatkan akurasi sampai 8, kata mas Andri kita bisa mendapatkan angka 0 tapi itu hanya untuk GPS yang digunakan oleh militer.
  3. Kita dapat melakukan tracking, setelah mendapatkan titik akurasi yang dinginkan dapat melakukan gerakan kemana saja sesuai dengan tujuan yang kita inginkan, maka GPS akan membuat garis.

Penutupan acara dimulai pada jam 8 malam yang dimulai dengan review dan diskusi dengan panitia dari Pusdatin Depkes Jakarta, kemudian acara ditutup oleh panitia lokal dari Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara.

Kemudian dilanjutkan dengan acara hiburan berupa orgen tunggal, sebenarnya acara ini tidak masuk dalam schedulle (acara sosialisasi) tetapi untuk menghibur peserta karena kurang optimalnya acara maksudnya banyak kekurangan yang dialami selama sosialisasi (kata panitia lokal).

By: moeslim

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 8, 2008 in GIS

 

3 responses to “SOSIALISASI KOMUNIKASI DATA REGIONAL I DI MEDAN TANGGAL 22-25 SEPTEMBER 2008

  1. farid

    November 28, 2008 at 3:10 pm

    nampang terus abang……………

     
  2. Idu Yhaw Amir P

    Januari 1, 2009 at 10:21 am

    askm.. salam knl….

     
  3. muh sirojul munir

    Maret 19, 2009 at 9:37 pm

    Makasih infonya, terutama menyangkut nama 2 orang yang pernah saya kenal yaitu Mas Andri dan Mbak Winne. Sayang saya dah gak punya kontak dengan mereka. Tks

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: