RSS

03 Nov

IMPELEMENTASI SISTEM INFORMASI KESEHATAN DAERAH (SIKDA) DINAS KESEHATAN KABUPATEN BINTAN

TAHUN 2006- 2010

Penulis: Muslim, MPH

I. Latar Belakang

Data dan infromasi merupakan suatu kebutuhan yang tidak bisa disangkal lagi, suatu keputusan atau suatu kebijakan yang dibuat membutuhkan data dan informasi yang akurat, tepat waktu, dapat dipercaya dan juga relevan. Berkaitan dengan hal tersebut, Departemen Kesehatan telah memasukkan kebijakan ini dalam Grand Strategy Depkes yang terdapat dalam butir yang berbunyai “Meningkatkan Sistem Surveilans, Monitoring dan Informasi Kesehatanserta sasaran ke 14 dari 17 sasaran yang ditetapkan oleh Depkes yang berbunyi “Berfungsinya Sistem Informasi Kesehatan yang Evidence Based di seluruh Indonesias”.

Dalam upaya mendukung sistem informasi kesehatan yang evidence based, Kabupaten Bintan dalam Rencana Strategis Dinas Kesehatan juga menetapkan Sistem Informasi Kesehatan sebagai Strategi dan Tujuan yang harus dicapai sampai dengan tahun 2010, penjabaran dari Rencana Stratgis ini yaitu pada tahun 2010 diharapkan semua puskesmas telah tersedia dan dimanfaatkan data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat dan cepat dengan mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi, dalam pengambilan keputusan/kebijakan bidang kesehatan di tingkat puskesmas dan selanjutnya data dan informasi yang digunakan puskesmas akan menjadi bahan pengambilan keputusan dan kebijakan di tingkat Kabupaten.

Dalam implementasi Sistem Informasi Kesehatan di Kabupaten Bintan tidak terlepas dari beberapa aturan dasar yang telah ditetapkan oleh Departemen Kesehatan, antara lain:

  1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992, tentang Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 100, Tambahan Lembaran Nomor 3495).
  2. Keputusan Menkes RI Nomor 574/Menkes/SK/IV/2000 tentang pembangunan Kesehatan Menuju Indonesia Sehat 2010.
  3. Keputusan Menkes RI Nomor 951/Menkes/SK/V/2002 tentang Kebijakan dan Strategi Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKNAS)
  4. Keputusan Menkes RI Nomor 932/Menkes/SK/VIII/2002 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota.
  5. Keputusan Menkes RI Nomor 131/Menkes/SK/V/2004 tentang Sistem Kesehatan nasional.
  6. Keputusan Menkes RI Nomor 837/Menkes/SK/VII/2007 tentang Petunjuk Pengembangan Jaringan Komputer Online Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKNAS Online).
  7. Keputusan Menkes RI Nomor 741/Menkes/Per/VII/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota.

II. Tujuan

Tujuan implementasi Sistem Informasi Keshatan Daerah (SIKDA) di Kabupaten Bintan, antara lain:

  1. Terintegrasinya atau penyederhanaan sistem pencatatan dan pelaporan di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan.
  2. Mendapatkan data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat waktu, dapat dipercaya dan juga relevan.
  3. Membantu meringankan beban tenaga kesehatan khususnya bidan desa di Polindes dan tenaga perawat di Puskesmas Pembantu dalam hal Reporting dan Recording sehingga akan lebih fokus kepada pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
  4. Mempersingkat waktu pelayanan kepada pasien khususnya pasien dengan kunjungan ulang di rawat inap dan rawat jalan.

III. Progress Pengembangan Sistem Informasi di Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan

Tahun 2006

a. Sosialisasi rencana pengembangan Sistem Informasi Kesehatan, kegiatan ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau pada tanggal 30 November 2006 s/d 2 Desember 2006 kemudian dari hasil kesepakatan ditunjuk Kabupaten Bintan sebagai Kabupaten Percontohan (Pilot Project) di Provinsi Kepulauan Riau untuk pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA).

b. Workshop Sistem Informasi Kesehatan (SIK) ke Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah pada bulan Desember 2006 yang diikuti oleh Pimpinan Puskesmas serta 1 orang staf, Tenaga Pengelola SIK Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Tenaga Pengelola SIK Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten, Wakil Bupati Bintan, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau. Ditunjuknya Purworejo sebagai tempat untuk melakukan studi banding karena daerah ini telah lama mengembangkan SIKDA Kabupaten dan telah berjalan dengan baik

c. Bantuan komputer (hardware) dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 12 unit yang dialokasikan untuk puskesmas se Kabupaten Bintan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, untuk pendukung SIKDA Kabupaten Bintan.

d. Pembentukan Tim Pengeloal SIKDA Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan Tahun 2006 berdasarkan Suart Keputusan Nomor 54/SK/Tim-SIK/2006 tanggal 7 September 2007 diperbaharui dengan SK Nomor 20/SK-SIK/2007 tanggal 9 Maret 2007.

Tahun 2007

a. Pelatihan Pengelola SIK Kabupaten di Bandung Jawa Barat yang dilaksanakan oleh Departemen Kesehatan RI

b. Pelatihan Tenaga Pengelola SIKDA Puskesmas di Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan

c. Pelatihan Pemetaan berbasis GIS yang dilaksanakan oleh Bappeda Kabupaten Bintan

d. Pengadaan laptop bagi sebagian puskesmas untuk mendukung penyampaian data dan informasi kesehatan

Tahun 2008

a. Pelatihan Pemetaan berbasis GIS lanjutan dilaksanakan oleh Bappeda Kabupaten Bintan

b.Pelatihan Komunimasi Data Regional II di Medan yang dilaksanakan oleh Depertemen Kesehatan RI

Tahun 2009

a. Pengalokasian anggaran untuk pengadaan Software SIKDA Kabupaten Bintan

b.Pengadaan laptop bagi sebagian puskesmas yang belum dapat alokasi, untuk mendukung penyampaian data dan informasi kesehatan di puskesmas.

c. Pengadaan komputer bagi Puskesmas Kijang dan Tanjung Uban sebagai Pilot Project pengembangan SIKDA puskesmas tahun 2009

d. Studi Banding Impelementasi Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di Kabupaten Sleman DIY yang diikuti oleh tenaga pengelola SIK dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Anggota DPRD Kabupaten Bintan.

e. Launching implementasi Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Kabupaten Bintan di Kijang yang direncanakan pada bulan Juli Tahun 2009.

Tahun 2010

Pada tahun 2010, diharapkan seluruh puskesmas sudah menerapkan system pencatatan dan pelaporan secara komputerisasi.

IV. Permasalahan

a. Pada tahun 2007, Master Plan Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Daerah Kabupaten yang akan dikembangkan adalah dengan menggunakan tower sebagai penghubung antara satu unit dengan unit lainnya sehingga terjadi integrasi data dan informasi, namun kegiatan ini tidak dapat dilaksanakan karena pertimbangan biaya.

b. Pada Tahun 2007, akan dikembangkan Software yang akan digunakan sebagai perangkat lunak dalam melakukan manajemen data, akan tetapi kegiatan ini tidak bisa dilakukan karena belum adanya kesepahaman bentuk dan out put data yang akan dihasilkan.

c. Adanya pergantian tenaga pengelola SIKDA, karena adanya mutasi serta pengunduran diri dari pengelola SIKDA karena merasa kemampuan dalam mengoperasikan komputer khususnya yang menggunakan Software merasa kurang.

d. Masih minimnya sosialisasi pengembangan SIKDA, sehingga tidak mendapatkan respon yang optimal dari penentu kebijakan dan pengambil keputusan.

V. Pemecahan Masalah

a. Memantapkan operasionalisasi SIKDA di tingkat puskesmas, dan data yang dikirmkan ke unit Dinas Kesehatan masih off line, (menggunakan flasdisk). Rencana kedepan akan menggunakan jaringan internet dengan jaringan telpon.

b. Mengumpulkan semua jenis pelaporan yang digunakan oleh Dinas Kesehatan khususnya data di bagian imunisasi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Gizi, Pelayanan Kesehatan, Farmasi dan JPKM kemudian di sepakati format laporan mana yang akan dimasukkan ke dalam Software SIKDA.

c. Pelatihan bagi pengelola SIKDA puskesmas, sehingga mampu dan mahir dalam mengoperasikan komputer serta software yang akan digunakan dalam mendukung SIKDA Kabupaten Bintan.

d. Melakukan Sosialisasi berupa mengajak penentu kebijakan melakukan kunjungan ke daerah yang sudah mengembangkan SIKDA sehingga memahami manfaat daripada pengembangan SIKDA di tempat lain.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 3, 2009 in SIKDA BINTAN

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: